LABORATORIUM KESEHATAN

Info Tentang Laboratorium kesehatan

Manfaat Medical Check Up | Detektor Penyakit Sejak Dini

Leave a comment

 

Medical Check UP,MCUTak hanya mobil atau motor saja yang memerlukan check up rutin, tubuh pun seharusnya diservis secara rutin. Sayang sebagian masyarakat masih berpikiran kenapa harus ke dokter kalau tidak sakit?

“Memang sudah menjadi kebiasaan di negara kita, apabila seseorang merasa tidak ada keluhan dalam tubuhnya, mereka yakin tubuhnya sehat, padahal belum tentu seperti itu. Ada penyakit yang tidak menampakkan gejalanya di awal, tetapi ketika terdeteksi sudah dalam tingkat yang parah, seperti penyakit diabetes dan hipertensi,” kata dr. Lira Firiana, dokter umum di salah satu rumah sakit swasta di Jakarta dalam perbincangannya dengan detikHealth, Selasa (23/6/2009).

Oleh karena itulah pentingnya mendeteksi kesehatan secara rutin, karena seseorang tidak tahu kapan datangnya penyakit. Pemeriksaan kesehatan atau Medical Check Up (MCU) sendiri adalah suatu rangkaian uji kesehatan yang dilakukan secara menyeluruh dengan tujuan untuk mengetahui kondisi kesehatan secara berkala.

Medical Check UP,MCU

Jadi dengan melakukan MCU kita dapat mengetahui sejak dini penyakit apa saja yang sudah bersarang atau kemungkinan menyerang tubuh kita,” jelas dokter muda tersebut.

MCU sangat penting dilakukan oleh setiap individu karena dengan MCU dapat diketahui sejak dini apa saja kemungkinan penyakit yang bisa terjadi dalam tubuh. Sehingga dokter dapat mengambil langkah pencegahan untuk penyakit tersebut atau memutuskan rantai perjalanan penyakit sampai dilakukannya suatu pengobatan.

“Jadi saya rasa kehadiran MCU sangat efektif dalam mencegah penyakit sejak dini,” ujar dr. Lira.

Berbeda halnya dengan masyarakat Indonesia, masyarakat di negara-negara maju justru sudah menjadikan kegiatan MCU sebagai rutinitas bahkan gaya hidup mereka.

Hal ini mungkin terkait dengan tingkat ekonomi di negara maju yang lebih tinggi dibanding Indonesia. Apalagi saat ini Indonesia masih mengalami krisis ekonomi, sehingga masyarakat pun kurang memprioritaskan masalah kesehatan.

Cara Pengambilan Darah Yang Benar

Medical Check Up ( Pic :hanglekiumc.com )

“Memang tidak bisa dipungkiri, faktor ekonomi adalah faktor penghambat seseorang melakukan MCU secara rutin. Masyarakat cenderung mengeluarkan biaya untuk belanja kebutuhan pokok sehari-hari ketimbang memeriksakan dirinya ke dokter. Mereka menganggapnya buang-buang uang saja,” ujarnya.

Kegiatan medical check up umumnya dilakukan oleh perusahaan-perusahaan dalam proses penjaringan karyawan yang berfungsi untuk mengetahui kondisi kesehatan calon karyawannya.

Sedangkan masyarakat yang melakukan medical check up karena sudah tertimpa penyakit atau sedang terapi penyembuhan. Sangat jarang masyarakat melakukan medical check up untuk sekedar mengetahui seberapa sehat tubuhnya atau apakah ada kemungkinan penyakit yang dideritanya selama ini.

Kesehatan ( Pic :Sidomi.com )

Kegiatan MCU biasanya dimulai dengan pemeriksaan awal untuk mengetahui riwayat kesehatan pasien. Selanjutnya dilakukan pemeriksaan fisik dan penunjang berupa uji laboratorium (cek darah, hati, ginjal, lemak, gula darah) maupun radiologi (foto dada/thorax/rontgen). Bagi kaum wanita, tersedia juga uji papsmear yaitu pemeriksaan yang dilakukan untuk mengetahui adanya resiko kanker serviks.

“MCU dapat dilakukan sedini mungkin, namun umumnya dilakukan pada usia dewasa muda (sekitar 25 tahun). Terlebih jika seseorang mempunyai kemungkinan mendapat penyakit turunan, penyakit yang berpotensi menular atau yang mempunyai gaya hidup tidak sehat (merokok, kurang olahraga, mengonsumsi makanan seperti junk food, dll),” ujar dr.Lira.

Dokter Lira pun menganjurkan untuk usia di atas 50 tahun disarankan melakukan MCU setiap tahun. Apabila seseorang dengan diabetes, high kolesterol dan mempunyai faktor resiko obesitas, merokok, mengonsumsi makanan yang tidak sehat, dianjurkan untuk melakukan MCU setiap tahun sejak usia di atas 30 tahun. Jika tidak, maka dianjurkan untuk memeriksakan dini setiap 1-2 tahun sejak usia diatas 35 tahun.

“Pada intinya, tetap saja kita harus menjalankan pola hidup sehat dengan makan teratur, istirahat yang cukup (minimal tidur 8 jam sehari), minum 1,5 liter air sehari, makan sayuran dan buah-buahan, dan juga olahraga,” ujarnya.

sumber : detikhealth

Baca Juga Yaa..🙂

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s